Friday, May 8, 2020

Pengertian Tema dan Jenis-Jenis Tema

Pengertian Tema dan Jenis-Jenis Tema

Pengertian Tema dan Jenis-Jenis Tema - Tema merupakan salah satu unsur yang sangat penting di dalam sebuah cerita. Tema berkaitan erat dengan fokus atau pun dasar yang dipakai oleh pengarang untuk mengembangkan sebuah cerita. Setiap cerita biasanya dibuat dengan berdasarkan tema tertentu dan seluruh aktivitas di dalam cerita juga didasari oleh tema tersebut.

Pengertian Tema


Tema adalah pokok permasalahan sebuah cerita, gagasan sentral, atau dasar cerita. Istilah tema sering disamakan pengertiannya dengan topik, padahal kedua istilah ini memiliki pengertian yang berbeda.

Topik dalam suatu karya adalah pokok pembicaraan, sedangkan tema adalah gagasan sentral, yakni sesuatu yang hendak diperjuangkan dalam dan melalui suatu karya.Tema suatu cerita biasanya bersifat tersirat (tersembunyi) dan dapat dipahami setelah membaca keseluruhan cerita.


Jenis-jenis Tema

Tema cerita umumnya diklasifikasikan ke dalam lima jenis, jenis-jenis tema tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Tema Jasmaniah
Tema Jasmaniah adalah tema yang cenderung berkaitan dengan keadaan jasmani seorang pemuda. Tema jenis ini terfokus pada kenyataan diri manusia sebagai molekul, zat, dan jasad. Contoh tema jasmaniah adalalah tema percintaan.

2. Tema Organik
Tema Organik diterjemahkan sebagai tema tentang moral karena kelompok tema ini mencakup hal-hal yang berhubungan dengan moral manusia yang wujudnya tentang hubungan antaramanusia, antara pria dan wanita.

3. Tema Sosial
Tema Sosial meliputi hal-hal yang berada di luar masalah pribadi, misalnya masalah politik, pendidikan, dan propaganda.

4. Tema Egoik
Tema Egoik adalah tema yang menyangkut reaksi-reaksi pribadi yang pada umumnya menentang pengaruh sosial.

5. Tema Ketuhanan

Tema Ketuhanan adalah tema yang berkaitan dengan kondisi dan situasi manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan.

Macam-Macam Karakteristik Perangkat Lunak

Macam-Macam Karakteristik Perangkat Lunak

Macam-Macam Karakteristik Perangkat Lunak - Setiap individu menilai perangkat lunak secara berbeda. Ini karena mereka terlibat dengan perangkat lunak dengan cara yang berbeda. Misalnya, pengguna ingin perangkat lunak tampil sesuai dengan kebutuhan mereka.

Demikian pula, pengembang (developer) yang terlibat dalam perancangan, pengkodean, dan pemeliharaan perangkat lunak mengevaluasi perangkat lunak dengan melihat karakteristik internalnya, sebelum mengirimkannya ke pengguna.

Macam-Macam Karakteristik Perangkat Lunak

  1. Maintanability (Dapat Dirawat), yaitu perangkat lunak harus dapat memenuhi perubahan kebutuhan
  2. Dependability, Yaitu perangkat lunak harus dapat dipercaya
  3. Efisiensi, Yaitu perangkat lunak harus efisien dalam penggunaan resource
  4. Usability, Yaitu perangkat punak harus dapat digunakan sesuai dengan yang direncanakan
  5. Be reliable, Yaitu perangkat lunak harus mampu di andalkan, karena Perangkat lunak yang dapat dipercaya seharusnya tidak menyebabkan kerusakan fisik atau ekonomi jika terjadi kegagalan sistem.
  6. Eye Cathcing User Interface, Mempunyai antarmuka yg menarik
    Dengan antarmuka yang menarik, pengguna akan tertarik untuk menggunakan suatu aplikasi komputer.
  7. Long Life Time, Yaitu mempunyai siklus hidup yang cukup lama

Soal dan Jawaban Sistem Komputer Pilihan Ganda

Soal dan Jawaban Pilihan Ganda Sistem Komputer

Soal dan Jawaban Sistem Komputer Pilihan Ganda - Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan soal dan jawaban pilihan ganda mengenai materi sistem komputer. Soal dan Jawaban Sistem Komputer ini bisa digunakan untuk kelas 10, 11 dan 12 untuk semester 1 dan 2.

Karena soal ini masih dibilang basic untuk siswa dan siswi yang telah mempelajari materi sistem komputer.

Ada sekitar 40 Soal dan jawaban sistem komputer, kamu bisa menggunakannya untuk bahan latihan ujian ataupun sekedar iseng latihan mengasah skill kamu mengenai sistem komputer.

Soal dan Jawaban Sistem Komputer Pilihan Ganda


1. Yang bukan merupakan perangkat masukan  (input device) dari kumpulan nama perangkat keras berikut ini adalah ....
a. Keyboard
b. Mic
c. Scanner
d. Mouse
e. Monitor

2. Pilihlah yang bukan merupakan perangkat pemroses (proccessing device) dari kumpulan nama perangkat keras berikut ini:
a. Proccessor
b. Ram
c. Sound card
d. VGA card
e. DVD Drive

3 .Pilihlah yang bukan merupakan perangkat Keluaran (output device) dari kumpulan nama perangkat keras berikut ini:
a. Monitor
b. Web Camera
c. Printer
d. LCD Projector
e. Speaker

4. Pilihlah yang bukan merupakan perangkat lunak sistem operasi dari kumpulan nama perangkat lunak di bawah ini:
a. Linux
b. Microsoft Office
c. Microsoft WIndows
d. Macintos
e. UNIX

5. Microsoft Windows merupakan sistem operasi komputer yang berbasis ….
a. Graphical Universal Interface
b. Picture User Interface
c. Text User Interface
d. Graphical and Picture Interface
e. Graphic User Interface

6. Sistem operasi yang hanya dapat dijalankan pada komputer jenis Apple, yakni  ....
a. Windows
b. Linux
c. Novell
d. Macintosh
e. Unix

7. Variasi dari sistem operasi linux biasa disebut dengan  ….
a. Distro
b. Alias
c. Open Source
d. Resource
e. Varian

8.Berikut di bawah ini adalah nama-nama software program aplikasi yang digunakan untuk browsing internet kecuali  ....
a. Netscape
b. Netbrowser
c. Internet Explorer
d. Opera
e. Mozilla

9.Yang tidak termasuk dalam aplikasi Microsoft Office adalah  ....
a. Power Point
b. Excel
c. Word
d. Clip Board
e. Access

10.Pimpinan unit yang bertanggung jawab atas keseluruhan proses berlangsungnyA pekerjaan komputer, yang merupakan pejabat eselon tertinggi di bidang IT...
a. Data Processing Manager
b. System Analyst
c. Programmers
d. Machine Operator
e. Data Entry Operator

11.Bilangan biner adalah bilangan yang berbasis ….
a. Bilangan yang berbasis 2 yaitu 1 dan 2
b. Bilangan yang berbasis 2 yaitu 0 dan 1
c. Bilangan yang berbasis 10 yaitu 0 – 9
d. Bilangan yang berbasis 8 yaitu 0 – 7
e. Bilangan yang berbasis 16 yaitu 0 – 15

12.Bilangan heksadesimal adalah bilangan yang berbasis ....

a. Bilangan yang berbasis 2  yaitu 0 dan 1
b. Bilangan yang berbasis 16 yaitu 0 dan 17
c. Bilangan yang berbasis 10 yaitu 0 – 9
d. Bilangan yang berbasis 8 yaitu 0 – 7
e. Bilangan yang berbasis 16 yaitu 0 – 9

13.Bilangan Desimal adalah bilangan yang berbasis ....
a. Bilangan yang berbasis 10 yaitu 0 dan 10
b. Bilangan yang berbasis 2 yaitu 0 dan 1
c. Bilangan yang berbasis 10 yaitu 0 – 9
d. Bilangan yang berbasis 8 yaitu 0 – 7
e. Bilangan yang berbasis 16 yaitu 0 – 15

14. Bilangan oktal adalah bilangan yang berbasis ....
a. Bilangan yang berbasis 8 yaitu 0 dan 8
b. Bilangan yang berbasis 2 yaitu 0 dan 1
c. Bilangan yang berbasis 10 yaitu 0 – 9
d. Bilangan yang berbasis 8 yaitu 0 – 7
e. Bilangan yang berbasis 16 yaitu 0 – 15

15. 227(10) dikonversikan ke sistem biner mempunyai nilai  ....
a. 11001111
b. 11100011
c. 11110101
d. 1110011
e. 1110111

16. C7(16 ) Bilangan Heksadimal dikonversikan ke sistem biner mempunyai nilai ....
a. 11000111(2)
b. 11001111(2)
c. 11111000(2)
d. 11110001(2)
e. 11111101(2)

17.Bilangan biner merupakan sistem bilangan yang mempunyai radik paling kecil ....
a. 0
b. 1
c. 2
d. 6
e. 8

18. 01011001 ....
a. 89
b. 87
c. 78
d. 88
e. 79

19. Dalam Kode BCD menggunakan kode biner sebanyak ... Bit
a. 2
b. 3
c. 4
d. 6
e. 8

20. E (16) bilangan heksadesimal dikonversikan menjadi bilangan desimal mempunyai nilai ....
a. 60
b. 62
c. 65
d. 87
e. 67

21. Hasil dari penjumlahan bilangan biner 1011( 2 ) + 1101( 2 ) adalah ....

a. 11000(2)
b. 11001(2)
c. 11100(2)
d. 010010(2)
e. 010110(2)

22. jika dituliskan dalam kode BCD yang benar adalah ....
a. 00111001
b. 0011 1001
c. 0011 1011
d. 10010111
e. 0011101

23. Sistem komputer terdiri dari 3 (tiga) unsur berikut, kecuali ....
a. Brainware
b. Mailware
c. Hardware
d. Software
e. Malware

24. Komponen fisik yang membentuk sistem komputer adalah ....
a. Brainware
b. Mailware
c. Hardware
d. Software
e. Malware

25. Komponen non fisik untuk menjalankan, mengendalikan dan mengatur proses oleh perangkat keras komputer adalah ....
a. Brainware
b. Mailware
c. Hardware
d. Software
e. Malware

26. Manusia dengan tenaga dan ilmu pengetahuan yang digunakan untuk mengoperasikan serta mengatur system komputer adalah ....
a. Brainware
b. Mailware
c. Hardware
d. Software
e. Spyware

27. Tujuan pokok system computer adalah ….
a. Mengolah data menjadi imformasi
b. Mengolah input menjadi proses
c. Mengolah output menjadi input
d. Mengolah output jadi proses
e. Mengolah imformasi jadi output

28. Berikut ini merupakan application software, kecuali ….
a. Ubuntu  
b. Ms. Office
c. Photoshop
d. RAM
e. Coreldraw

29. Hardware yang berfungsi sebagai alat penunjuk untuk mengatur posisi kursor di layar adalah ….
a. Monitor
b. Printer
c. Mouse  
d. Speaker
e. Scanner

30. Berikut ini merupakan contoh dari brainware, kecuali ….
a. programmer  
b. operator
c. system Analyst
d. spyware
e. proktor

31. Berikut ini merupakan storage device adalah ….
a. monitor    
b. pentium
c. Core i7
d. Keyboard
e. Flashdisk

32. Yang merupakan Perangkat external Storage yaitu ....
a. DVD
b. CD ROM
c. Progam Storage
d. Floppy Disk
e. Hard Disk

33. Yang merupakan Perangkat Input Device yaitu ....
a. Monitor
b. Mouse
c. CPU
d. Printer
e. Proyektor

34. Empat komponen utama Sistem Operasi adalah, kecuali ....

a. Unit Arimatika dan Logis (ALU)
b. Unit Control
c. Alat masukan dan hasil (Secara kolektif dinamakan I/O)
d. Semua jawaban benar
e. Semua jawaban salah

35. Berikut ini merupakan definisi dari komputer, kecuali ....
a. Sebuah mesin hitung
b. Mesin elektronik
c. Menerima informasi masukan
d. Mengolah informasi
e. Mesin mekanik

36. Pernyataan yang benar mengenai organisasi komputer adalah ....
a. Berkaitan erat dengan seorang programer
b. Berkaitan erat dengan unit-unit operasional
c. Berkaitan erat dengan set instruksi
d. Berkaitan erat dengan aritmatika yang digunakan
e. Berkaitan erat dengan teknik pengalamatan

37. Pernyataan yang tidak benar mengenai arsitektur komputer adalah ....
a. Berkaitan erat dengan set instruksi
b. Berkaitan erat dengan aritmatika yang digunakan
c. Berkaitan erat dengan teknik pengalamatan
d. Berkaitan erat dengan teknologi memori
e. Berkaitan erat dengan mekanisme I/O

38. Komponen yang berfungsi untuk membentuk fungsi-fungsi pengolahan data komputer adalah ....
a. Control Unit
b. Arithmetic And Logic Unit
c. Register
d. CPU Interconnection
e. I/O

39. Bagian dari CPU  yang berfungsi  menghubungkan seluruh bagian dari CPU  tersebut adalah ....
a. Control Unit
b. Arithmetic And Logic Unit
c. Register
d. CPU Interconnection
e. I/O

40. Register merupakan bagian yang dari  unit CPU yang  bertugas ....
a. sebagai penyimpan internal bagi CPU
b. sebagai penghubung seluruh bagian dari CPU
c. sebagai pembentuk fungsi-fungsi pengolahan data komputer
d. sebagai pengontrol operasi secara keseluruhan
e. sebagai unit pemindahan data ke lingkungan luar

Thursday, May 7, 2020

Pengertian Evolusi dan Revolusi Beserta Contohnya

Pengertian Evolusi dan Revolusi Beserta Contohnya
Pengertian Evolusi dan Revolusi Beserta Contohnya - Perubahan sosial budaya dapat dilihat berdasarkan cepat lambatnya perubahan berlangsung. Berdasarkan pandangan inilah ditemukan dua bentuk perubahan sosial budaya, yaitu perubahan yang berlangsung lama dan perubahan yang berlangsung cepat. Dalam sosiologi dikenal dengan evolusi dan revolusi.

Pengertian Evolusi dan Revolusi Beserta Contohnya

 

Pengertian Evolusi 


Perubahan evolusi adalah perubahan-perubahan sosial budaya yang terjadi dalam proses lambat, dalam waktu yang lama dan terdapat suatu rentetan perubahan-perubahan kecil yang mengikutinya.
 
Perubahan evolusi terjadi dengan sendirinya tanpa suatu rencana atau kehendak tertentu dari masyarakat yang bersangkutan.
 
Perubahan evolusi terjadi karena adanya dorongan dari usaha masyarakat untuk menyesuaikan diri terhadpap kebutuhan-kebutuhan hidup terhadap perkembangan masyarakat pada waktu tertentu.


Pengertian Revolusi


Perubahan revolusi merupakan perubahan yang berlangsung secara cepat tanpa adanya kehendak atau perencanaan sebelumnya. Perubahan-perubahan mengenai sendi-sendi pokok kehidupan masyarakat atau lembaga kemasyarakatan itu berlangsung secara cepat.

Perubahan revolusi dapat direncanakan atau tidak direncanakan. Cepat tidaknya laju perubahan revolusi sangatlah relatif. Suatu revolusi dapat makan waktu yang lama, misalnya Revolusi Industri yang dimulai di Inggris. Pada saat itu terjadi perubahan-perubahan dari tahap produksi tanpa mesin menuju tahap produksi dengan menggunakan mesin.

Perubahan tersebut dianggap revolusi karena mengubah sendi-sendi pokok dari kehidupan masyarakat, seperti sistem kekeluargaan, serta hubungan antara buruh dan majikan.
 
Terjadinya perubahan revolusi diawali adanya ketegangan atau konflik dalam tubuh masyarakat yang bersangkutan. Revolusi tidak dapat terjadi pada setiap situasi dan kondisi masyarakat.


Contoh Perubahan Evolusi Antara Lain:



1. Perubahan yang terjadi pada kehidupan masyarakat suku Kubu di Jambi. Dengan kemajuan zaman yang cukup pesat, perubahan kehidupan suku Kubu termasuk sangat lambat karena masih mempertahankan mencari makan dengan berburu dan juga meramu.

2. Peralihan penggunaan bahan bakar binyak tanah menjadi gas. Konversi ini terjadi dalam jangka waktu yang relatif lama karena masyarakat takut menggunakan gas.

3. Perubahan dalam hal mata pencaharian dari zaman purba yakni berburu dan meramu sampai zaman modern saat ini. 

4. Perubahan tata nilai kemasyarakatan, pada awalanya masyarakat desa umumnya masih memegang teguh nilai-nilai sosial seperti kesopanan, gotong-royong, dan juga tenggang rasa. Namun seiring perkembangan zaman, lambat laun nilai-nilai tersebut mulai terkikis.

5. Perubahan pasar, awalnya bentuk pasar sederhana saja dan barang yang dijual juga terbatas. Namun sekarang lambat laut mengalami perubahan mulai dari bangunannya yang lebih tertata sampai barang yang dijual semakin beranekaragam. 

Perubahan evolusi dapat diartikan sebagai perubahan sosial budaya yang berlangsung dalam waktu yang lama.


Contoh Perubahan Revolusi Antara Lain:


1. Revolusi Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

2. Peristiwa turunnya Presiden Soeharto dari kekuasaannya yang disebut Reformasi

3. Revolusi Perancis yakni perubahan yang terjadi pada bentuk pemerintahan yang awalnya kerajaan menjadi republik.

4. Revolusi industri di Inggris yang menimbulkan perubahan yang sangat signifikan dalam produksi barang-barang industri.

5. Revolusi Mesir yakni terjadi akibat ketidakpuasan rakyat terhadap penggunaan kekuasaan oleh pemerintahan Mubararak secara otokratik.

 

Syarat-syarat perubahan revolusi


Terjadinya revolusi harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Berikut ini syarat-syarat terjadinya revolusi.
  1. Keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan. Dalam masyarakat harus ada perasaan tidak puas terhadap keadaan dan harus ada keinginan untuk mencapai perbaikan serta perubahan keadaan.
  2. Adanya pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat.
  3. Pemimpin tersebut dapat menampung keinginan-keinginan merumuskan serta menegaskan rasa tidak puas dari masyarakat untuk dijadikan program dan arah bagi gerak masyarakat.
  4. Pemimpin tersebut harus dapat menunjukkan suatu tujuan pada masyarakat. Artinya bahwa tujuan tersebut bersifat konkret dan dapat dilihat oleh masyarakat. Selain itu, diperlukan juga suatu tujuan yang abstrak, misalnya perumusan suatu ideologi.
  5. Ada momentum untuk revolusi, yaitu suatu kondisi ketika segala keadaan baik sekali untuk memulai gerakan revolusi. Apabila momentum (pemilihan waktu yang tepat) yang dipilih keliru, maka revolusi dapat gagal.

Kesimpulan 



Jadi kesimpulannya, perubahan sosial dalam bentuk perubahan revolusi maupun perubahan evolusi akan memberiakan dampak positif maupun dampak negatif. Kita diharapkan untuk bijak dalam menghadapi perubahan. Apabila perubahan tersebut menuju ke arah lebih baik maka lanjutkan akan tetapi berdampak buruk maka tinggalkan.

Pengertian, Fungsi, Jenis dan Bagian-Bagian Gigi

Pengertian, Fungsi, Jenis dan Bagian-Bagian Gigi

Pengertian, Fungsi, Jenis dan Bagian-Bagian Gigi - Sejak Zaman Dimana manusia baru pertama kali di Ciptakan, Makan adalah sebuah Kebutuhan yang tidak bisa lepas dari Hidup manusia itu sendiri, Makan menjadi Kebutuhan paling dasar di Kehidupan manusia, Bahkan demi makanan terkadang Manusia bisa saling berperang dan Membinasakan manusia lainnya.

Sebelum makanan yang kita makan sampai di Perut kita, Terlebih dahulu makanan yang kita makan masuk kedalam mulut kita dan di Kunyah dan di Hancurkan menjadi lebih halus di dalam mulut menggunakan Gigi, Gigi merupakan salah satu alat Pencernaan manusia yang paling Dasar.

Nah Pada topik kali ini kita akan membahas tentang alat pengunyah dan perobek makanan dalam mulut kita, yaitu Gigi, mulai dari Pengertian, Fungsi, dan bagian-bagian gigi. Yuk, kita simak ulasan di bawah ini.

Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Gigi


Pengertian Gigi


Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut makhluk hidup, Gigi sendiri memiliki struktur dan fungsi yang bervariasi yang memungkinkan untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi adalah untuk merobek dan mengunyah makanan pada beberapa makhluk hidup diantaranya manusia dan hewan terutama hewan pemakan daging (karnivora) sebagai senjata. Akar gigi sendiri tertutup oleh gusi. Gigi sendiri memiliki struktur yang mencegah agar gigi tidak berlubang, struktur itu disebut email gigi.

Bagian-Bagian Gigi Manusia

Gigi merupakan salah satu bagian yang dapat membedakan jenis mamalia yang ada dan pada akhirnya gigi adalah salah satu bagian yang dapat menjadi fosil dengan struktur yang masih baik. Bentuk gigi itu sendiri dapat berhubungan dengan jenis makanan yang dimakan oleh makhluk hidup seperti hewan herbivora memiliki banyak gigi geraham yang fungsinya untuk mengunyah makanan berupa rumput, karnivora memiliki gigi taring yang berfungsi untuk membunuh dan merobek makanannya.

 

Fungsi Gigi


Fungsi utama dari gigi manusia mendapatkan, mengunyah dan memecah makanan. Gigi juga bertanggung jawab untuk melindungi rongga mulut dan membantu dalam menerima makanan. Mereka terdiri dari berbagai bagian yang memiliki fungsi dalam proses mengunyah.

Gigi permanen dimulai pada garis tengah, dan terdiri dari gigi seri, taring, premolar dan molar. Gigi primer memiliki komponen yang sama, tetapi tidak memiliki premolar. Delapan gigi depan disebut gigi seri, dan mereka memungkinkan seseorang untuk menggigit dan memotong makanan.

Bagian gigi yang digunakan orang untuk merobek makanan yang dikenal sebagai gigi taring, yang adalah tipe paling tajam dari gigi. Anjing juga mampu menangkap dan mempertahankan makanan.

Premolar terletak di bagian belakang gigi taring, dan mereka dirancang untuk menahan, mengunyah dan menggiling makanan. Manusia memiliki dua premolar pada bagian atas mulut dan dua lain di rahang bawah. Geraham primer, juga disebut molar sulung, membantu dalam mengunyah dan menghancurkan makanan. Premolar permanen pertama menggantikan geraham utama ketika seseorang berusia sekitar 6 tahun, sedangkan premolar permanen kedua muncul ketika seseorang berusia antara 11 dan 13 tahun. Geraham ketiga, atau gigi bungsu, biasanya tumbuh ketika seseorang mencapai 18 sampai 20 tahun. 


Bagian-bagian Gigi


Gigi memiliki beberapa bagian Yang dapat kita kelompok kan Menjadi Beberapa Bagian, untuk lebih jelasnya mengenai bagian-bagian Gigi, Mari kita lihat Uraiannya berikut ini.
  1. Mahkota gigi atau sering disebut corona merupakan bagian yang tampak di atas gusi itu terdiri dari Lapisan Email yang merupakan lapisan paling keras.
  2. Tulang Gigi atau denim dimana didalamnya terdapat saraf dan pembuluh darahRongga Gigi atau pulpa merupakan bagian antara corona dan radiks
  3. Leher gigi atau kolum merupakan bagian yang berada di dalam gusi
  4. Akar Gigi atau radiks ialah bagian yang tertanam pada tulang rahang, akar gigi ini melekat pada tulang rahang dengan perantara semen gigi
  5. Semen gigi, bagian ini melapisi akar gigi dan membantu menahan gigi agar tetap melekat pada gusi. Semen gigi memiliki dua bagian yaitu lapisan semen dan gusi.

Bagian-Bagian-Gigi

Jenis-Jenis Gigi


Berdasarkan Perkembangan Tubuh kita dari Bayi Hingga Tua, Gigi Kita juga mengalami berbagai perubahan sesuai dengan usia kita, Nah Berikut ini adalah jenis jenis gigi yang tahap pertumbuhannya pasti kita alami:

  1. Gigi Bungsu : Gigi geraham ketiga yang muncul pada usia 18-30 tahun.
  2. Gigi Kuda
  3. Gigi Anak
  4. Gigi Tikus
  5. Gigi Palsu : Gigi palsu pertama kali dikenal pada tahun 700 SM. Pada masa itu gigi palsu terbuat dari gading, tulang ikan paus atau tulang kudanil dan diikat dengan semacam kawat yang terbuat dari emas.
  6. Gigi Seri : Berfungsi untuk memotong, gigi ini adalah tipe pertama pada gigi mada mamalia heterodon, Gigi ini terletak di premaksila. Untuk manusia dewasa normalnya memiliki 8 buah gigi seri.
  7. Gigi Taring : Gigi yang berfungsi untuk merobek-robek makanan serta mengoyak makanan. Pada manusia gigi taring berjumlah 4, untuk hewan pemakan tumbuhan gigi taring mereka tidak tumbuh.
  8. Gigi Geraham : Manusia dewasa memiliki dua belas gigi geraham, gigi ini terletak di bagian belakang mulut. Dimana gigi geraham ketiga muncul pada saat usia 18-20 tahun itu akan disebut dengan gigi bungsu. Ketika gigi geraham tumbuh gusi akan terasa sakit karena gigi geraham akan mencari jalan untuk tumbuh keatas sehingga merobek bagian gusi.

Demikianlah penjelasan tentang Gigi, mulai dari Pengertian, Fungsi, dan bagian-bagian gigi. Setelah membaca artikel mengenai Gigi ini seharusnya kita bisa bersyukur Betapa Sang Pencipta membuat Kita manusia dengan begitu sempurna sehingga kita bisa menikmati Indahnya Dunia ini.

Pengertian Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme

Pengertian Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme
Pengertian Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme - Pada pembahasan kali ini, kami ingin mengulas tentang pengertian metabolisme, anabolisme, dan katabolisme yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup.

Dari metabolisme, akan terbagi lagi kedalam dua lintasan arah, yaitu anabolisme dan katabolisme. Kedua arah lintasan metabolisme diperlukan setiap organisme untuk dapat bertahan hidup. Arah lintasan metabolisme ditentukan oleh suatu senyawa yang disebut sebagai hormon, dan dipercepat (dikatalisis) oleh enzim.

Pada senyawa organik, penentu arah reaksi kimia disebut promoter dan penentu percepatan reaksi kimia disebut katalis. Pada setiap arah metabolisme, reaksi kimiawi melibatkan sejumlah substrat yang bereaksi dengan dikatalisis enzim pada jenjang-jenjang reaksi guna menghasilkan senyawa intermediat, yang merupakan substrat pada jenjang reaksi berikutnya.

Keseluruhan pereaksi kimia yang terlibat pada suatu jenjang reaksi disebut metabolom. Semua ini dipelajari pada suatu cabang ilmu biologi yang disebut metabolomika.

Untuk lebih mengetahui lebih lanjut mengenai pengertian metabolisme, anabolisme, dan katabolisme, mari kita simak penjelasan berikut.

Pengertian Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme


A. Pengertian Metabolisme 

Metabolisme adalah keseluruhan reaksi kimia yang berlangsung dalam organisme. Secara umum, metabolisme berperan dengan bertanggung jawab terhadap pengaturan materi dan sumber energi dari sel.

Seluruh sel dalam tubuh organisme, terutama manusia pada dasarnya berfungsi seakan sebuah miniatur pabrik, yang melaksanakan berbagai reaksi biokimia yang berbeda-beda. Diantara reaksi tersebut, melepaskan energi

Jenis-Jenis Metabolis

Metabolisme memiliki dua arah lintasan metabolic, yaitu :
  1. Katabolisme yang merupakan penguraian suatu zat menjadi partikel yang lebih kecil untuk dijadikan energy.
  2. Anabolisme yang merupakan reaksi untuk merangkai senyawa organic dari molekul molekul tertentu agar dapat diserap oleh tubuh.

B. Pengertian Anabolisme


Anabolisme adalah proses penyusunan senyawa kimia yang sederhana ke senyawa kimia atau molekul kompleks. Peristiwa tersebut memerlukan energi dari luar. Kemudian, energi itu digunakan untuk mengikat senyawa sederhana menjadi senyawa yang lebih kompleks. Dengan demikian, pada proses ini energi yang diperlukan tidak akan hilang. Namun tersimpan dalam bentuk ikatan-ikatan kimia pada senyawa atau materi kompleks yang baru terbentuk. Energi yang digunakan dalam anabolisme dapat berupa energi cahaya atau energi kimia. Anabolisme yang dari energi cahaya disebut dengan fotosintetis, sedangkan anabolisme dari energi kimia disebut dengan kemosintetis. 

Senyawa kompleks yang disentetis organisme adalah senyawa organik atau senyawa hidrokarbon yang dapat disusun oleh organisme autotrof sedangkan senyawa organik yang disintetis dengan menggunakan energi cahaya disebut dengan fotoautotrof. Jika menyintetis senyawa organik tersebut memerlukan energi kimia disebut dengan kemoautotrof.
 

Anabolisme meliputi tiga tahapan dasar. Pertama, produksi prekursor seperti asam amino, monosakarida, dan nukleotida. Kedua, adalah aktivasi senyawa-senyawa tersebut menjadi bentuk reaktif menggunakan energi dari ATP. Ketiga, penggabungan prekursor tersebut menjadi molekul kompleks, seperti protein, polisakarida, lemak dan asam nukleat.
 

Anabolisme yang menggunakan energi cahaya dikenal dengan fotosintesis, sedangkan anabolisme yang menggunakan energi kimia dikenal dengan kemosintesis.
 

Hasil-hasil anabolisme berguna dalam fungsi yang esensial. Hasil-hasil tersebut misalnya glikogen dan protein sebagai bahan bakar dalam tubuh, asam nukleat untuk pengkopian informasi genetik. Protein, lipid, dan karbohidrat menyusun struktur tubuh makhluk hidup, baik intraselular maupun ekstraselular. Bila sintesis bahan-bahan ini lebih cepat dari perombakannya, maka organisme akan tumbuh.

Tabel Proses Metabolisme Organisme

C. Pengertian Katabolisme


Katabolisme adalah proses pemecahan atau penguraian senyawa kompleks ke senyawa yang lebih sederhana dengan menghasilkan energi yang dapat digunakan oleh organisme dalam beraktivitas. Senyawa organik menyimpan energi dalam sebuah rangkaian atom-atom. Dengan bantuan enzim, sel secara teratur memecah molekul-molekul yang lebih sederhana dengan ukuran energi yang lebih kecil. Terdapat dua cara bagi organisme dalam menghasilkan energi antara lain sebagai berikut...

  1. Respirasi seluler adalah menggunakan oksigen sebagai bahan bakar organik. Keseluruhan proses berlangsungnya respirasi seluler adalah sebagai berikut.. 

Senyawa Organik + Oksigen => Karbon dioksida + Air + Energi


  1. Fermentasi atau respirasi anaerob adalah proses pemecahan molekul yang berlangsung tanpa dengan menggunakan oksigen.

Contoh Reaksi Katabolisme adalah pengubahan glukosa menjadi CO2 dan H2O dalam respirasi aerob yang berlangsung dalam sel. Dalam pemecahan glukosa diperlukan oksigen dan membebaskan sejumlah energi. Energi tersebut kemudian yang digunakan untuk berbagai aktivitas.


Kesimpulan Anabolisme dan Katabolisme :


Dari hasil uraian diatas, disimpulkan bahwa reaksi anabolisme terjadi penyimpanan energi. Sehingga, anabolisme merupakan reaksi endergonik. Reaksi endergonik adalah reaksi yang membutuhkan energi. Jika reaksinya memerlukan energi dalam bentuk yang panas, reaksi tersebut dinamakan dengan reaksi endotern. Sebaliknya dengan katabolisme, katabolisme adalah reaksi yang membebaskan energi. Jadi, reaksinya bersifat eksorgenik. Jika reaksi membebaskan energi dalam bentuk panas, maka reaksi tersebut dinamakan dengan reaksi eksotern.

Tabel Metabolisme

Demikianlah artikel singkat mengenai Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme. Semoga bermanfaat.

Thursday, April 30, 2020

Pengertian Sistem Ekonomi Campuran, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian Sistem Ekonomi Campuran
Pengertian Sistem Ekonomi Campuran, Kelebihan dan Kekurangannya - Sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem ekonomi yang di satu sisi pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam berusaha melakukan suatu kegiatan ekonomi, akan tetapi di sisi lain pemerintah mempunyai campur tangan dalam perekonomian dengan tujuan untuk menghindari penguasaan secara penuh dari segolongan masyarakat pada sumber daya ekonomi.


Campur tangan pemerintah tersebut dalam bentuk membuat peraturan atau undang-undang yang mengatur dan mengawasi kegiatan ekonomi masyarakat, mendirikan perusahaan-perusahaan negara yang kegiatannya hampir sama dengan kegiatan usaha swasta, yang ditunjukan untuk kepentingan masyarakat banyak, dan pemerintah menetapkan berbagai kebijakan-kebijakan dalam bidang perekonomian.

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran antara lain sebagai berikut:

  1. Bidang-bidang yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. 
  2. Mekanisme kegiatan ekonomi yang terjadi dipasar adalah campur tangan pemerintah dengan berbagai kebijakan ekonomi.
  3. Hak milik perorangan diakui tetapi penggunaannya tidak boleh merugikan kepentingan umum.

 

Kelebihan dan kelemahan sistem ekonomi campuran :

Berikut ini kelebihan dan kelemahan sistem ekonomi campuran.

Kelebihan: 

  1. Sektor ekonomi yang dikuasai oleh pemerintah lebih bertujuan untuk kepentingan masyarakat .
  2. Hak individu/swasta diakui dengan jelas.
  3.  Harga lebih mudah untuk dikenalikan.

Kelemahan: 
  1. Peranan pemerintah lebih berat disbanding dengan swasta. 
  2. Timbulnya KKN (Korupsi, kolusi, dan nepotisme) dalam pemerintah karena banyak sector-sektor produksi yang lebih menguntungkan pihak pemerintah sedangkan sistem pengawasannya masih lemah.

Tuesday, April 28, 2020

Makalah Sejarah Lahirnya VOC Di Indonesia

Makalah Sejarah Lahirnya VOC Di Indonesia - Makalah ini adalah semua tentang voc lengkap saat di indonesia. Makalah yang berhubungan dengan kemaharajaan voc. Seperti yang kita tau, sejarah bangsa indonesia sangatlah banyak dan tidak akan terlupakan, termasuk sejarah melawan voc. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang sebuah makalah mengenai sejarah lahirnya/berdirinya/terbentuknya voc, tujuan voc, latar belakang voc dan hak-hak istimewa voc.  Makalah tentang voc ini sengaja saya bagikan dan semoga bisa bermanfaat untuk kita semua yang membutuhkannya. Untuk kepentingan sekolah atau kuliah, kalian bisa mengganti nama kelompok dan logo sekolah kalian pada bagian cover makalah, beserta alamat dan kode pos. Jika tidak tau, tidak usah. Karena hal itu untuk perlengkap saja agar lebih rapih dan enak diliat.

TUGAS SEJARAH INDONESIA
MENGENAI SEJARAH LAHIRNYA VOC DI INDONESIA



Nama Kelompok:
Wendy Andriyan

SMK NEGERI 1 TANGERANG
ADMINISTRASI PERKANTORAN
JL. Perintis Kemerdekaan II Cikokol
Kode Pos 15177 Telp. (021) 5522534
Email: info@smk1-tng.sch.id



Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah swt, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya lah sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah SEJARAH INDONESIA  ini  sesuai  waktunya.
Kami  mencoba  berusaha  menyusun  makalah  ini  sedemikian  rupa  dengan harapan  dapat  membantu  pembaca  dalam  memahami  materi pelajaran yang  merupakan  judul  dari  Makalah  kami, yaitu mengenai “Sejarah Lahirnya VOC Di Indonesia”. Disamping  itu, kami  berharap  bahwa  makalah sejarah Indonesia ini dapat bermanfaat dan bisa dijadikan bekal pengetahuan untuk menambah wawasan mengenai isi dari makalah ini.
Kami menyadari bahwa didalam pembuatan makalah SEJARAH INDONESIA ini masih ada kekurangan sehingga  kami  berharap  saran  dan  kritik   dari   pembaca  sekalian  khususnya  dari  guru  mata  pelajaran  Pendidikan Agama Islam agar dapat  meningkatkan  mutu  dalam  penyajian  berikutnya.

Akhir kata kami ucapkan terimakasih.


Tangerang, 04 February 2015


Penulis

Wendy Andriyan



DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...................................................................................................... i
DAFTAR ISI................................................................................................................... ii
BAB 1 PEMBAHASAN
A. Lahirnya VOC............................................................................................................ 1
B. Kebijakan dan Kekejaman VOC................................................................................ 2
C. VOC Mengalami Kebangkrutan................................................................................. 3
BAB II PENUTUP.......................................................................................................... 5


BAB I
PEMBAHASAN

A.   Lahirnya VOC
Sudah diketahui bahwa tujuan dari pedagang Eropa datang ke dunia timur salah satunya adalah untuk mendapatkan keuntungan  dan kekayaan. Tujuan mereka dapat dikatakan berhasil setelah mereka sampai di Kepulauan Nusantara dan menemukan rempah-rempah. Hal itu memicu persaingan antar pedagang dari benua Eropa. Oleh karena itu untuk memperkuat posisi mereka di dunia timur adalah dengan membentuk kongsi dagang. Sebagai contoh pada tahun 1600 Inggris membentuk kongsi dagang yang diberi nama East India Company (EIC) yang berpusat di Kalkuta, India.

Persaingan yang ketat juga terjadi di antar perusahaan dagang orang-orang Belanda. Masing-masing ingin memenangkan kelompoknya agar mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Hal ini berdamapak pada kerugian yang akan timbul pada Kerajaan Belanda apabila mereka tetap bersaing. Oleh karena itu pemerintah Belanda pada tahun 1598 menyarankan agar para pedagang bekerja sama membentuk sebuah kongsi dagang yang lebih besar. Hingga pada 20 Maret 1602 terbentuklah VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie). VOC didirikan di Amsterdam dengan tujuan pembentukan sebagai berikut :

a. Menghindari persaingan yang tidak sehat antar pedagang sebangsa
b. Meperkuat kedudukan Belanda dalam mengahadapi persaingan dengan Negara lain.

VOC dipimpin oleh sebuah dewan yang beranggotakan 17 orang. Dalam menjalankan tugas, VOC ini memiliki beberapa hak dan wewenang, antara lain :

1. Melakukan monopoli perdagangan di wilayah Tanjung Harapan sampai Selat Magelhaens, termasuk Kepulauan Nusantara.
2. Membentuk angkatan perang sendiri.
3. Melakukan peperangan.
4. Mengadakan perjanjian dengan raja-raja setempat.
5. Mencetak dan mengeluarkan mata uang sendiri.
6. Mengangkat pegawai sendiri.
7. Memerintah di negeri jajahan.
     
Sebagai sebuah kongsi dagang, dengan kewenangan dan hak-hak di atas menunjukkan VOC memiliki hak-hak yang istimewadan kewenangan yang sangat luas. VOC sebagai kongsi dagang bagaikan Negara dalam Negara. VOC cenderung ekspansif karena memiliki untuk membentuk angkatan perang sendiri dan melakukan peperangan.

Pada awal pertumbuhannya sampai tahun 1610 Dewan Tujuh Belas secara langsung harus menjalankan tugas-tugas dan menyelesaikan berbagai urusan VOC, termasuk urusan ekspansi untuk perluasan wilayah monopoli. Karena harus mengurusi wilayah di Kepulauan Nusantara, VOC membentuk jabatan baru yakni gubernur jendral. Hal ini dilakukan karena adanya persaingan yang ketat antar bangsa, sedangkan dewan tujuh belas sibuk mengurus hal-hal lain sehingga kerjanya kurang efektif. Dan  yang terpilih adalah Pieter Both.
     
Untuk mendpatkan monopoli perdagangan di Hindia Timur, pertama ia mendirikan pos dagang di Banten pada tahun 1610. Pada tahun tersebut Pieter Both berhasil memasuki Jayakarta dan meninggalkan Banten. Kemudian pada tahun 1611 ia berhasil membeli sebidang tanah dengan ukuran 50x50 vadem. Tanah tersebut menjadi cikal bakal kekuasaan VOC di Jawa.

B. Kebijakan dan Kekejaman VOC
J.P. Coen adalah gubernur jendral yang sangat bernafsu untuk memaksakan monopoli. Ia juga dikenal sebagai peletak dasar penjajahan VOC di Indonesia. Disertai sikap yang congkak dan kejam , J.P. Coen berusaha meingkatkan eksploitasi kekayaan bumi Nusantara. Cara-cara VOC untuk meningkatkaan eksploitasi alam antara lain :

1. Merebut pasaran produksi pertanian, biasanya dengan memaksakan monopoli, seperti monopoli rempah-rempah di Maluku.
2. Tidak ikut aktif secara langsung dalam produksi hasil pertanian. Cara memproduksi dibiarkan berda ditangan kaum pribumi, sedangkan VOC tinggal mengambil hasilnya dengan cara dipaksa.
3. VOC sementara hanya menduduki tempat yang strategis.
4. VOC melakukan campur tangan terhadap kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara.
5. Lembaga-lembaga pemerintahan tetap dipertahankan dengan harapan dapat dipengaruhi.
    
Setelah berhasil membangun Batavia dan meletakkan dasar-dasar penjajahan di Nusantara, J.P.Coen kembali ke Belanda. Hingga pada tahun 1627 ia kembali lagi ke Nusantara dan diangkat lagi menjadi gubernur jendral. VOC semakin serakah untuk menguasai nusantra yang kaya rempah-rempah. Tindakan intervensi politik dilakukan di kerajaan-kerajaan. Politik devide et imepera juga dilaksankan.

Adapun kebijakan-kebijakan yang ditetapkan antara lain :
1. Sistem tanam paksa
2. Kerja paksa rodi

C. VOC Mengalami Kebangkrutan
Pada abad ke 17 sampai abad ke 18 VOC mengalami puncak kejayaan, namun pada tahun 1749 terjadi perubahan yang mendasar dalam lembaga kepengurusan VOC. Hal ini dikarenkan perlamen Belanda mengeluarkan UU yang menetapkan bahwa Raja Willem sebagai penguasa tertinggi VOC. Raja juga menjadi panglima tertinggi VOC. Dengan demikian VOC berada di bawah kekuasaan raja. Pengurus VOC mulai akrab dengan pemrintah Belanda, dan para pemegang saham akhirnya terabaikan. Pengurus tidak berpikir untuk memajukan usaha namun hanya memperkaya diri. VOC sebagai kongsi dagang keuntungannya semakin merosot.

VOC juga tercatat tidak mampu membayar deviden. Kas VOC juga meroso tajam karena serangkaian perang yang telah dilakukan VOC dan beban hutangpun tidak terelakkan.
      
Selain hal-hal tersebut, para pejabat VOC semakin banyak yang melakukan korupsi. Beban hutang VOC pun semakin berat, hingga akhirnya VOC sendiri bangkrut. VOC dinyatakan dibubarkan pada tanggal 31 Desemebr 1799.


BAB II
PENUTUP

Demikianlah yang dapat kami sampaikan mengenai materi yang menjadi bahasan dalam makalah ini, tentunya banyak kekurangan dan kelemahan kerena terbatasnya pengetahuan, kurangnya rujukan atau referensi yang kami peroleh hubungannya dengan makalah ini. Penulis banyak berharap kepada para pembaca untuk memberikan kritik dan saran kepada kami demi sempurnanya makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca khususnya pada penulis.

Cerpen Perihal Orang Miskin Yang Bahagia Karya Agus Noor


Judul: Cerpen Perihal Orang Miskin Yang Bahagia
Karya: Agus Noor (Jawa Pos, 31 Januari 2010)

“AKU sudah resmi jadi orang miskin,” katanya, sambil memperlihatkan Kartu Tanda Miskin, yang baru diperolehnya dari kelurahan. “Lega rasanya, karena setelah bertahun-tahun hidup miskin, akhirnya mendapat pengakuan juga.”

Kartu Tanda Miskin itu masih bersih, licin, dan mengkilat karena di-laminating. Dengan perasaan bahagia ia menyimpan kartu itu di dompetnya yang lecek dan kosong.

“Nanti, bila aku pingin berbelanja, aku tinggal menggeseknya.”

Diam-diam aku suka mengintip rumah orang miskin itu. Ia sering duduk melamun, sementara anak-anaknya yang dekil bermain riang menahan lapar. “Kelak, mereka pasti akan menjadi orang miskin yang baik dan sukses,” gumamnya.

Suatu sore, aku melihat orang miskin itu menikmati teh pahit bersama istrinya. Kudengar orang miskin itu berkata mesra, “Ceritakan kisah paling lucu dalam hidup kita....”

“Ialah ketika aku dan anak-anak begitu kelaparan, lalu menyembelihmu,” jawab istrinya.

Mereka pun tertawa.

Aku selalu iri menyaksikan kebahagiaan mereka.

Orang miskin itu dikenal ulet. Ia mau bekerja serabutan apa saja. Jadi tukang becak, kuli angkut, buruh bangunan, pemulung, tukang parkir. Pendeknya, siang malam ia membanting tulang, tapi alhamdulillah tetap miskin juga. “Barangkali aku memang run-temurun dikutuk jadi orang miskin”ujarnya, tiap kali ingat ayahnya yang miskin, kakeknya yang miskin, juga simbah buyutnya yang miskin.

Ia pernah mendatangi dukun, berharap bisa mengubah garis buruk tangannya.
“Kamu memang punya bakat jadi orang miskin,” kata dukun itu. “Mestinya kamu bersyukur, karena tidak setiap orang punya bakat miskin seperti kamu.”

Kudengar, sejak itulah, orang miskin itu berusaha konsisten miskin.

Pernah, dengan malu-malu, ia berbisik padaku. “Kadang bosan juga aku jadi orang miskin. Aku pernah berniat memelihara tuyul atau babi ngepet. Aku pernah juga hendak jadi pelawak, agar sukses dan kaya,” katanya. “Kamu tahu kan, tak perlu lucu jadi pelawak. Cukup bermodal tampang bego dan mau dihina-hina.”

“Lalu kenapa kau tak jadi pelawak saja?”

Ia mendadak terlihat sedih, lalu bercerita, “Aku kenal orang miskin yang jadi pelawak. Bertahun-tahun ia jadi pelawak, tapi tak pernah ada yang tersenyum menyaksikannnya di panggung. Baru ketika ia mati, semua orang tertawa.”

Orang miskin itu pernah kerja jadi badut. Kostumnya rombeng, dan menyedihkan. Setiap menghibur di acara ulang tahun, anak-anak yang menyaksikan atraksinya selalu menangis ketakutan.

“Barangkali kemiskinan memang bukan hiburan yang menyenangkan buat anak-anak,” ujarnya membela diri, ketika akhirnya ia dipecat jadi badut.

Kadang-kadang, ketika merasa sedih dan lapar, orang miskin itu suka mengibur diri di depan kaca dengan gerakan-gerakan badut paling lucu yang tak pernah bisa membuatnya tertawa.

Orang miskin itu akrab sekali dengan lapar. Setiap kali lapar berkunjung, orang miskin itu selalu mengajaknya berkelakar untuk sekadar melupakan penderitaan. Atau, seringkali, orang miskin itu mengajak lapar bermain teka-teki, untuk menghibur diri. Ada satu teka-teki yang selalu diulang-ulang setiap kali lapar datang bertandang.

“Hiburan apa yang paling menyenangkan ketika lapar?” Dan orang miskin itu akan menjawabnya sendiri, “Musik keroncongan.”

Dan lapar akan terpingkal-pingkal, sambil menggelitiki perutnya.

Yang menyenangkan, orang miskin itu memang suka melucu. Ia kerap menceritakan kisah orang miskin yang sukses, kepadaku. “Aku punya kolega orang miskin yang aku kagumi,” katanya. “Dia merintis karier jadi pengemis untuk membesarkan empat anaknya. Sekarang satu anaknya di ITB, satu di UI, satu di UGM, dan satunya lagi di Undip.”

“Wah, hebat banget!” ujarku. “Semua kuliah, ya?”

“Tidak. Semua jadi pengemis di kampus itu.”

Orang miskin itu sendiri punya tiga anak yang masih kecil-kecil. Paling tua berumur 8 tahun, dan bungsunya belum genap 6 tahun. “Aku ingin mereka juga menjadi orang miskin yang baik dan benar sesuai ketentuan undang-undang. Setidaknya bisa mengamalkan kemiskinan mereka secara adil dan beradab berdasarkan Pancasila dan UUD 45,” begitu ia sering berkata, yang kedengaran seperti bercanda. “Itulah sebabnya aku tak ingin mereka jadi pengemis!”

Tapi, seringkali kuperhatikan ia begitu bahagia, ketika anak-anaknya memberinya recehan. Hasil dari mengemis.

Pernah suatu malam kami nongkrong di warung pinggir kali. Bila lagi punya uang hasil anak-anaknya mengemis, ia memang suka memanjakan diri menikmati kopi. “Orang miskin perlu juga sesekali nyantai, kan? Lagi pula, beginilah nikmatnya jadi orang miskin. Punya banyak waktu buat leha-leha. Makanya, sekali-kali, cobalah jadi orang miskin,” ujarnya, sambil menepuk-nepuk pundakku. “Kalau kamu miskin, kamu akan punya cukup tabungan penderitaan, yang bisa digunakan untuk membiayaimu sepanjang hidup. Kamu bakalan punya cadangan kesedihan yang melimpah. Jadi kamu nggak kaget kalau susah.” Kemudian pelan-pelan ia menyeruput kopinya penuh kenikmatan.

Saat-saat seperti itulah, diam-diam, aku suka mengamati wajahnya.

Wajah orang miskin itu mengingatkanku pada wajah yang selalu muncul setiap kali aku berkaca. Dalam cermin itu kadang ia menggodaku dengan gaya badut paling lucu yang tak pernah membuatku tertawa. Bahkan, setiap kali ia meniru gerakanku, aku selalu pura-pura tak melihatnya.

Pernah, suatu malam, aku melihat bayangan orang miskin itu keluar dari dalam cermin, ber-jalan mondar-mandir, batuk-batuk kecil minta diperhatikan. Ketika aku terus diam saja, kulihat ia kembali masuk dengan wajah kecewa.

Sejak itu, bila aku berkaca, aku kerap melihat-nya tengah berusaha menyembunyikan isak ta-ngisnya.

Ada saat-saat di mana kuperhatikan wajah orang miskin itu diliputi kesedihan. “Jangan salah paham,” katanya. “Aku sedih bukan karena aku miskin. Aku sedih karena banyak sekali orang yang malu mengakui miskin. Banyak sekali orang bertambah miskin karena selalu berusaha agar tidak tampak miskin.”

Entah kenapa, saat itu mendadak aku merasa kikuk dengan penampilanku yang perlente. Se-jak itu pula aku jadi tak terlalu suka berkaca.

Bila lagi sedih orang miskin itu suka datang ke pengajian. Tuhan memang bisa menjadi hiburan menyenangkan buat orang yang lagi kesusahan, katanya. Ia akan terkantuk-kantuk sepanjang ceramah, tapi langsung semangat begitu makanan dibagikan.

Ada lagi satu cerita, yang suka diulangnya padaku:

Suatu malam ada seorang pencuri menyatroni rumah orang miskin. Mengetahui hal itu, si miskin segera sembunyi. Tapi pencuri itu memergoki dan membentaknya, “Kenapa kamu sembunyi?” Dengan ketakutan si orang miskin menjawab, “Aku malu, karena aku tak punya apa pun yang bisa kamu curi.”

Ia mendengar kisah itu dalam sebuah pengajian. “Kisah itu selalu membuatku punya alasan untuk bahagia jadi orang miskin,” begitu ia selalu mengakhiri cerita.

Orang miskin itu pernah ditangkap polisi. Saat itu, di kampung memang terjadi beberapa kali pencurian, dan sudah sepatutnyalah orang miskin itu dicurigai. Ia diinterogasi dan digebugi. Dua hari kemudian baru dibebaskan. Kabarnya ia diberi uang agar tak menuntut. Berminggu-minggu wajahnya bonyok dan memar. “Beginilah enaknya jadi orang miskin,” katanya. “Di-tu-duh mencuri, dipukuli, dan dikasih duit!”

Sejak itu, setiap kali ada yang kecurian, orang miskin itu selalu mengakui kalau ia pelakunya. Dengan harapan ia kembali dipukuli.

Banyak orang berkerumun sore itu. “Ada yang mati,” kata seseorang. Kukira orang miskin itu tewas dipukuli. Ternyata bukan. “Itu perempuan yang kemarin baru melahirkan. Anaknya sudah selusin, suaminya minggat, dan ia merasa repot kalau mesti menghidupi satu jabang bayi lagi. Makanya ia memilih membakar diri.”

Perempuan itu ditemukan mati gosong, sambil mendekap bayi yang disusuinya. Orang-orang yang mengangkat mayatnya bersumpah, kalau air susu perempuan itu masih menetes-netes dari putingnya.

Sepertinya ini memang lagi musim orang miskin bunuh diri. Dua hari lalu, ada seorang ibu sengaja menabrakkan diri ke kereta api sambil menggendong dua anaknya. Ada lagi sekeluarga orang miskin yang kompak menenggak racun. Ada juga suami istri gantung diri karena bosan dililit hutang.

“Tak gampang memang jadi orang miskin,” ujar orang miskin itu. “Hanya orang miskin ga-dungan yang mau mati bunuh diri. Untunglah, sekarang saya sudah resmi jadi orang miskin,” ujarnya sembari menepuk-nepuk dompet di pantat teposnya, di mana Kartu Tanda Miskin itu dirawatnya. “Ini bukti kalau aku orang miskin sejati.”

Orang miskin punya ponsel itu biasa. Hanya orang-orang miskin yang ketinggalan zaman saja yang tak mau berponsel. Tapi aku tetap saja kaget ketika orang miskin itu muncul di rumahku sambil menenteng telepon genggam.

“Orang yang sudah resmi miskin seperti aku, boleh dong bergaya!” katanya dengan gagah. Lalu ia sibuk memencet-mencet ponselnya, menelepon ke sana kemari dengan suara yang sengaja dikeras-keraskan, “Ya, hallo, apa kabar? Bagaimana bisnis kita? Halooo....”

Padahal ponsel itu tak ada pulsanya.

Ia juga punya kartu nama sekarang. Di kartu nama itu bertengger dengan gagah namanya, tempat tinggal, dan jabatannya: Orang Miskin.

Ia memang jadi kelihatan keren sebagai orang miskin. Ia suka keliling kampung, menenteng ponsel, sambil bersiul entah lagu apa. “Sekarang anak-anakku tak perlu lagi repot-repot me-ngemis dengan tampang dimelas-melaskan,” katanya. “Buat apa? Toh sekarang kami sudah nyaman jadi orang miskin. Tak sembarang orang bisa punya Kartu Tanda Miskin seperti ini.”

Ia mengajakku merayakan peresmian kemiskinannya. Dibawanya aku ke warung yang biasa dihutanginya. Semangkuk soto, ayam goreng, sambal terasi dan nasimyang tambah sampai tiga kali disantapnya dengan lahap. Sementara aku hanya memandanginya.

“Terima kasih telah mau merayakan kemiskinanku,” katanya. “Karena aku telah benar-benar resmi jadi orang miskin, sudah sepantasnya kalau kamu yang membayar semuanya.”

Sambil bersiul ia segera pergi.

Ketika tubuhnya digerogoti penyakit, dengan enteng orang miskin itu melenggang ke rumah sakit. Ia menyerahkan Kartu Tanda Miskin pada suster jaga. Karena banyak bangsal kosong, suster itu menyuruhnya menunggu di lorong. “Beginilah enaknya jadi orang miskin,” batinnya, “dapat fasilitas gratis tidur di lantai.” Dan orang miskin itu dibiarkan menunggu berhari-hari.

Setelah tanpa pernah diperiksa dokter, ia disuruh pulang. “Anda sudah sumbuh,” kata perawat, lalu memberinya obat murahan.

Orang miskin itu pulang dengan riang. Kini tak akan pernah lagi takut pada sakit. Saat anak-anaknya tak pernah sakit, ia jadi kecewa. “Apa gunanya kita punya Kartu Tanda Miskin kalau kamu tak pernah sakit? Tak baik orang miskin selalu sehat.”

Mendengar itu, mata istrinya berkaca-kaca.

Beruntung sekali orang miskin itu punya istri yang tabah, kata orang-orang. Kalau tidak, perempuan itu pasti sudah lama bunuh diri. Atau memilih jadi pelacur ketimbang terus hidup dengan orang miskin seperti itu.

Tak ada yang tahu, diam-diam perempuan itu sering menyelinap masuk ke rumahku. Sekadar untuk uang lima ribu.

Suatu sore yang cerah, aku melihat orang miskin itu mengajak anak istrinya pergi berbelanja ke mal. Benar-benar keluarga miskin yang sakinah, batinku. Ia memborong apa saja sebanyak-banyaknya. Anak-anaknya terlihat begitu gembira.

“Akhirnya kita juga bisa seperti mereka,” bisik orang miskin itu pada istrinya, sambil me-nunjuk orang-orang yang sedang antre membayar dengan kartu kredit. Di kasir, orang miskin itu pun segera mengeluarkan Kartu Tanda Miskin miliknya,
“Ini kartu kredit saya.”

Tentu saja, petugas keamanan langsung mengusirnya.

Ia tenang anak-anaknya tak bisa sekolah. “Buat apa mereka sekolah? Entar malah jadi kaya,” katanya. “Kalau mereka tetap miskin, malah banyak gunanya, kan? Biar ada yang terus berdesak-desakan dan saling injak setiap kali ada pembagian beras dan sumbangan. Biar ada yang terus bisa ditipu setiap menjelang pemilu. Kau tahu, itulah sebabnya, kenapa di negeri ini orang miskin terus dikembangbiakkan dan dibudidayakan.”

Aku diam mendengar omongan itu. Uang dalam amplop yang tadinya mau aku berikan, pelan-pelan kuselipkan kembali ke dalam saku.

Takdir memang selalu punya cara yang tak terduga agar selalu tampak mengejutkan. Tanpa firasat apa-apa, orang miskin itu mendadak mati. Anak-anaknya hanya bengong memandangi mayatnya yang terbujur menyedihkan di ranjang. Sementara istrinya terus menangis, bukan karena sedih, tapi karena bingung mesti beli kain kafan, nisan, sampai harus bayar lunas kuburan.

Seharian perempuan itu pontang-panting cari utangan, tetapi tetap saja uangnya tak cukup buat biaya pemakaman. “Bagaimana, mau dikubur tidak?” Para pelayat yang sudah lama menunggu mulai menggerutu.

Karena merasa hanya bikin susah dan merepotkan, maka orang miskin itu pun memutuskan untuk hidup kembali. Sejak peristiwa itu, kuperhatikan, ia jadi sering murung. Mungkin karena banyak orang yang kini selalu mengolok-oloknya.

“Dasar orang miskin keparat,” begitu sering orang-orang mencibir bila ia lewat, “mau mati saja pakai nipu.”

“Apa dikira kita nggak tahu, itu kan akal bulus biar dapat sumbangan.”

“Dasarnya dia emang suka menipu, kok! Ingat nggak, dulu ia sering keliling minta sumbangan, pura-pura buat bikin masjid. Padahal hasilnya ia tilep sendiri.”

“Kalian tahu, kenapa dia tak jadi mati? Karena neraka pun tak sudi menerima orang miskin kayak dia!”

Orang-orang pun tertawa ngakak.

Nasib buruk kadang memang kurang ajar. Suatu hari, orang miskin itu berubah jadi anjing. Itulah hari paling membahagiakan dalam hidupnya. Anak istrinya yang kelaparan segera menyembelihnya. (*)


Jakarta-Singapura, 2009
Agus Noor, penulis naskah teater/monolog dan cerpenis. Tinggal di Jogja.